SUBULUSSALAM, | Portal Singkil online ~ Komitmen Kepolisian Resor Subulussalam dalam membangun hubungan yang humanis dan sinergis dengan berbagai elemen masyarakat terus diwujudkan. Pada Senin tanggal 28 Juli 2025 sebuah inisiatif unik dan santai akan menjadi saksi eratnya kolaborasi antara aparat penegak hukum dan insan pers di kota ini.
Syahbudinn Padang, seorang tokoh media senior dari Padang Media sekaligus anggota aktif dari Forum Wartawan Fast Respon (FW FRN) Counter Polri Nusantara, dijadwalkan akan “ngopi bareng” dengan Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Subulussalam, Edi Gunawan, bersama dengan rekan-rekan kepolisian lainnya. Pertemuan informal nan penuh makna ini akan berlangsung di salah satu kedai kopi ternama di Subulussalam.
Merajut Diskusi di Tengah Kehangatan Kopi
Lebih dari sekadar pertemuan biasa, momen ngopi santai ini diinisiasi sebagai ajang strategis untuk membuka ruang diskusi yang lebih terbuka dan mendalam. Berbagai isu seputar keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta dinamika sosial yang berkembang di Subulussalam, akan menjadi topik hangat yang dibahas. Kehangatan suasana kedai kopi diharapkan mampu mencairkan sekat formalitas, sehingga tercipta komunikasi dua arah yang efektif dan produktif antara perwakilan media, masyarakat, dan aparat kepolisian.
“Dalam suasana ngopi yang santai, kami percaya bahwa kita bisa membahas berbagai topik dengan lebih terbuka dan membangun hubungan yang lebih baik antara rekan media, masyarakat, dan aparat kepolisian,” ujar Syahbudinn Padang, menyiratkan optimisme terhadap dampak positif dari pertemuan ini.
Aparatur Humanis, Kepercayaan Publik Meningkat
Sikap humanis yang diperlihatkan oleh jajaran PPA Polres Subulussalam dalam pertemuan informal ini patut diapresiasi. Ini adalah cerminan nyata dari komitmen Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat dan membangun citra positif. Dengan pendekatan yang humanis, aparat kepolisian tidak hanya lebih efektif dalam menjalankan tugas-tugas penegakan hukum, tetapi juga fundamental dalam meningkatkan kepercayaan dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kamtibmas.
Diharapkan, inisiatif humanis seperti ini tidak hanya berhenti pada momen ngopi bareng ini saja, melainkan dapat terus dipertahankan dan menjadi inspirasi bagi institusi kepolisian lainnya. Sinergi antara media, masyarakat, dan kepolisian melalui jalur komunikasi yang santai namun berbobot seperti ini, diyakini akan membawa manfaat yang signifikan bagi seluruh masyarakat Subulussalam, mewujudkan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif.{*}
[Khalikul Sakda]























