Kritik Dibungkam Narasi Pembenaran? Pola Pemberitaan Oknum Wartawan RM Jadi Sorotan

SYAHBUDDIN PJ

- Redaksi

Senin, 19 Januari 2026 - 20:36 WIB

50152 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh –portalsingkil.online. net.Dunia jurnalistik kembali menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan adanya oknum wartawan berinisial RM yang disinyalir kerap membuat pemberitaan bernada pembenaran terhadap pihak tertentu, khususnya dalam kasus dugaan intimidasi dan pemecatan sepihak kader Posyandu di Kampong Longkib, Kota Subulussalam.

Pemberitaan yang dimuat oleh salah satu media tersebut dinilai tidak berimbang dan mengabaikan prinsip dasar jurnalistik, yakni verifikasi, konfirmasi, serta keberpihakan pada fakta. Alih-alih menggali substansi persoalan, berita yang dimuat justru terkesan membela kekuasaan dan menutup mata terhadap dugaan ketidakadilan yang dialami korban.

“Kami sangat menyayangkan sikap oknum wartawan yang diduga berulang kali membuat berita tandingan bukan untuk meluruskan fakta, melainkan untuk membenarkan pihak tertentu. Ini bukan lagi soal perbedaan sudut pandang, tapi soal etika profesi,” ungkap pihak keluarga korban.

Publik menilai, pola pemberitaan yang dilakukan oknum wartawan inisial RM tersebut bukan kali pertama terjadi. Sejumlah warga mengaku sudah mengenal karakter pemberitaan yang kerap muncul setiap ada polemik di tengah masyarakat, di mana kritik warga justru dipatahkan dengan narasi pembenaran tanpa pendalaman lapangan.

Yang lebih memprihatinkan, korban dalam kasus ini adalah seorang kader Posyandu dengan honor minim, yang diberhentikan tanpa alasan dan prosedur yang jelas. Namun penderitaan korban seolah diabaikan, sementara opini publik diarahkan untuk membenarkan tindakan aparatur kampong.

“Miris, ketika pers yang seharusnya menjadi alat kontrol sosial justru diduga dimanfaatkan demi kepentingan tertentu. Jangan sampai wartawan menjual idealisme hanya demi uang receh,” tegas salah satu warga.

Masyarakat menilai praktik semacam ini berbahaya bagi demokrasi lokal dan mencederai marwah pers itu sendiri. Pers seharusnya berdiri independen, kritis, dan berpihak pada kebenaran, bukan menjadi alat legitimasi kekuasaan atau tekanan terhadap rakyat kecil.

Atas kejadian ini, publik mendesak Dewan Pers dan organisasi profesi wartawan di Aceh untuk menaruh perhatian serius terhadap dugaan pelanggaran kode etik jurnalistik tersebut. Evaluasi dan penelusuran terhadap pola pemberitaan oknum wartawan yang diduga tidak profesional dinilai penting demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap media.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kebebasan pers harus dibarengi dengan tanggung jawab moral dan etika. Ketika pers kehilangan independensinya, maka yang dirugikan bukan hanya korban, tetapi juga publik luas.

Redaksi :Syahbudin Padank
FRN Fast Respon Counter Polri Nusantar

Berita Terkait

Gaungkan Sportivitas di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Aceh Tenggara Resmi Buka Kejuaraan Grasstrack 2026
Peredaran Sabu di Semadam Digagalkan, Dua Pelaku Berhasil Diamankan
Kapolres Agara Lepas Karnaval Budaya, Warna-Warni Tradisi Semarakkan Hari Jadi Ke-52 Kabupaten Aceh Tenggara
“Jangan Biarkan Sekecil Apa Pun Narkoba Masuk ke Hidup Kita” Polres Aceh Tenggara Amankan Pelaku Sabu di Babussalam
Karyawan Cafe Bawa Kabur Motor dan Laptop, Pelarian AS Berakhir di Jambi
Gerak Cepat! Kurang Dari 24 Jam, URC Sat Reskrim Polres Aceh Tenggara Ringkus Pelaku Curas
Setetes Darah, Sejuta Harapan: Polres Aceh Tenggara Gelar Donor Darah Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Sempat Jadi Sasaran Amukan Massa, Pelaku Curas Berhasil Diamankan Tim URC Polres Aceh Tenggara

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 22:49 WIB

Gaungkan Sportivitas di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Aceh Tenggara Resmi Buka Kejuaraan Grasstrack 2026

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:02 WIB

Peredaran Sabu di Semadam Digagalkan, Dua Pelaku Berhasil Diamankan

Rabu, 24 Juni 2026 - 23:28 WIB

Kapolres Agara Lepas Karnaval Budaya, Warna-Warni Tradisi Semarakkan Hari Jadi Ke-52 Kabupaten Aceh Tenggara

Senin, 22 Juni 2026 - 16:15 WIB

“Jangan Biarkan Sekecil Apa Pun Narkoba Masuk ke Hidup Kita” Polres Aceh Tenggara Amankan Pelaku Sabu di Babussalam

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:26 WIB

Gerak Cepat! Kurang Dari 24 Jam, URC Sat Reskrim Polres Aceh Tenggara Ringkus Pelaku Curas

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:29 WIB

Setetes Darah, Sejuta Harapan: Polres Aceh Tenggara Gelar Donor Darah Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:41 WIB

Sempat Jadi Sasaran Amukan Massa, Pelaku Curas Berhasil Diamankan Tim URC Polres Aceh Tenggara

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:48 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek, Perkuat Kinerja Organisasi Menuju Polri Presisi

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Peredaran Sabu di Semadam Digagalkan, Dua Pelaku Berhasil Diamankan

Selasa, 30 Jun 2026 - 14:02 WIB